Lidah tentukan langkah manusia ke syurga atau neraka!

Tuesday, 26 July 2011

Dosa-dosa Lidah!
  • Berkata yang tidak perlu.
Oleh Imam Al Ghazali.

Ketahuilah bahwa bahaya lisan (lidah) itu besar sekali, dan manusia tidak akan selamat dari bahya ini, melainkan dengan bertutur kata yang baik saja.

Nabi s.a.w. telah bersabda:

Tidak akan lurus keimanan seorang hamba, sehingga lurus pula hatinya, dan tidak akan lurus hatinya, sehingga lurus pula lidahnya. Dan seorang hamba tidak akan memasuki syurga, selagi tetangganya belum aman dari kejahatannya.” 

Berkata Mu’az bin Jabal kepada Rasulullah s.a.w.: Apakah kita akan dihisab juga atas apa yang kita katakan, wahai Rasulullah? Rasulullah menjawab: Wahai Mu’az! Tidakkah engkau ketahui bahwa manusia itu akan ditelengkupkan menerusi hidung-hidung mereka disebabkan hasil tuaian lidah-lidah mereka.
Sabda Rasulullah s.a.w.:

“Barangsiapa yang memelihara lidahnya, Allah akan menutup kecelaannya. Barangsiapa yang menahan kemarahannya, Allah akan melindunginya dari siksaNya. Dan barangsiapa yang menyatakan keuzurannya kepada Allah, Allah akan menerima uzurnya”. 
“Barangsiapa beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, maka berkatalah yang baik ataupun berdiam saja”

“Jagalah lidahmu kecuali bila berkata yang baik. Dengan berlaku demikian engkau akan mengalahkan syaitan.” 
  •  Berbantah-bantahan dan bertengkaran.
 “Jangan banyak membantah saudaramu, jangan bersenda gurau dengannya dan jangan membuat janji kepadanya, lalu anda memungkirinya.”

Tiada akan sesat sesuatu golongan manusia sesudah diberi Allah petunjuk kepadanya, melainkan bila mereka selalu saja berbantah-bantahan.” 

“Tiada akan sempurna hakikat keimanan seseorang, sehingga ia meninggalkan berbantah-bantahan, sekalipun apa yang diperbantahkan itu ialah kebenaran.” 

·         Pertelingkahan

Dalam sebuah Hadis sabda Rasulullah s.a.w:

“Sesungguhnya orang yang paling dibenci oleh Allah Ta’ala, ialah orang yang paling degil dan suka bertelingkah.” 

Berkata Saiyidina Umar Ibnul-Khattab r.a.: Kebajikan itu adalah seperkara yang paling mudah sekali, iaitu dengan bermuka manis dan berkata lemah-lembut.

Semua ucapan yang tidak menyebabkan kemurkaan Tuhan, malah boleh menjadikan temanmu redha kepadamu, maka hendaklah jangan lokek mengucapkannya, moga-moga Allah akan membalasmu dengan pahala orang-orang yang berbuat kebajikan.

“Berkatalah kepada manusia dengan kata-kata yang baik.” (al-Baqarah: 83)

“Apabila kamu sekalian diberikan penghormatan dengan sesuatu salam, maka hendaklah kamu membalas salam itu dengan lebih baik daripadanya ataupun dengan yang sepertinya.”(an-Nisa‘: 86)

·         Berkata kotor, memaki dan lidah yang cabul.


Rasulullah s.a.w. telah bersabda:

“Waspadalah kamu dari kata-kata yang kotor, kerana sesungguhnya Allah Ta’ala tiada suka kepada kata-kata yang kotor dan perilaku yang cabul.”

 

“Bukanlah seorang Mu’min itu yang jadi pencaci, pelaknat, bukan yang suka berkata kotor atau yang lidahnya suka menyebut kata-kata yang hina.” 

“Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang yang bercakap kotor, berlaku cabul, suka berteriak-teriak dalam pasar(tempat awam).” 

 

·         Lidah Bercabang.

Orang yang bermuka dua, atau biasanya disebut orang yang mempunyai lidah bercabang, ialah orang yang mendatangi kedua-dua orang yang sedang bermusuh-musuh, seraya berkata kepada setiap satu dari keduanya dengan kata-kata yang menghasut permusuhan antara satu sama lain. Ia sering memuji yang satu dan mencaci yang lain, serta berjanji pula untuk menolong tiap-tiap satu ke atas musuhnya. Inilah tanda-tandanya orang itu seorang munafik.

 

·         Bergurau berlebihan

Yang dilarang dari bersenda gurauan itu ialah yang tercela darinya, iaitu bila melakukannya amat selalu dan dengan cara yang melampaui batas. Amat selalu kerana ia akan merupakan semacam pekerjaan bagi permainan dan kelucuan, dan melampaui batas pula sebab ia akan menimbulkan terlalu banyak ketawa, dan kadang-kadang sehingga mencetuskan permusuhan pula. Ketika itu akan hilang-lenyaplah perasaan segan dan malu serta saling hormat-menghormati.

 

Berkata Saiyidina Umar Ibnul-Khattab r.a.: Siapa yang suka bergurau saja, niscaya orang akan memandang ringan terhadapnya.

 

Kesimpulannya: Jika anda boleh bersenda gurau dengan berkata hanya yang benar saja, tanpa menyakiti hati orang lain, tanpa berlebih-lebihan dalam senda gurauan anda, tanpa menjadikannya amalan sehari-hari, maka tidak mengapalah bersenda gurau serupa itu.

 

·         Melaknat.


Rasulullah s.a.w. pernah berkata:

“Orang yang teraniaya itu akan mendoakan ke atas si zalim (yang menganiayai) sehingga Allah membalasnya.” 

Doa orang teraniaya sangat mustajab~

 

·         Mengadu domba.

 

Rasulullah s.a.w. telah bersabda:

“Tidak dapat masuk syurga orang yang suka mengadu-domba.” 

Orang yang amat tercinta di antara kamu kepada Allah, ialah orang yang terbaik sekali akhlaknya, si pemurah hati yang suka menjamu tetamu, orang yang rapat dengan kawannya dan kawan-kawan pula suka rapat kepadanya. Dan orang yang amat terbenci di antara kamu kepada Allah ialah orang yang suka menyebarkan fitnah (mengadu-domba), orang yang suka memecahbelahkan di antara kawan-kawan, orang yang suka mencari alasan untuk melepaskan diri dari kesalahan-kesalahan.” 

Jika pengadu-domba itu sudah berjaya menyampaikan fitnahnya kepadamu, niscaya ia menjadi orang yang berani memaki-makimu, padahal orang yang difitnahkannya itu lebih utama mendapat belas kasihanmu, sebab ia tiada menghadapkan caci-makinya kepadamu.


notakaki=>
::Kata-kata atau Lidah itu Lebih Tajam dari Mata Pedang::

Na-ah to MESS

Sunday, 24 July 2011

Once upon a time
Hey my darling TESL 1 mates. I wanted so badly to scribble in here for so long and today it’s more like a dream come true or .....maybe the my-hands-itched-so-badly phenomenon. Who cares though right?

I’m literally typing without even defining the purpose even to my own freaking brain! Why?? Because I abso-freakin-lutely don’t know the purpose. So basically  I’m gonna juggle and jumble anything that strikes my mind. Bear with me honey since I’m not giving you any choice. ( damn Hilter)
irrelevant =p

Ok lets talk something interesting  (at least to me). I’m about to share some tips with you guys from my own fortunately existing BRAIN!

1.     1.  An attempt to console and convince my treasured most classmates that grades are nothing but mere numbers and alphabets. I’m not the epitome of the exam oriented culture of Malaysia. To a certain extent I’m proud of it. why??Because other than getting into the collage of fame together with other bookworms and associating with the cream of your clones, getting a chain of  ‘A’s means diddly-squat in the real world, where it’s all about dramas, determination, focus, dressing right, sucking up, and who you know. Whether you are gonna end up a teacher or climb a little up a little early as a lecturer, the real world is still no paper and pen deal.  So try your best and remember at all times, life is always about what you achieve in the real world not exams. Cheer up!
2.       2.This one is very close to most of us especially me (proudly admitting). The three tragedies of life spells
(A) not getting what you want
 (B) getting it (ironic though)
 (C) seeing your best friend getting it.
 Don’t you guys know you were literally BORN  to feel competitive with your peers? Jealousy is the little whip given to you by the mighty most Mother Nature to push you to excel above your own expectations. Perhaps to be better than your­self. So use it in a WISE way. Rivalry brings GLORY and TRIUMPH to human race I tell you =p
don't make a mess out of your past!
3.  3. Copy and Paste this on your freaking memory! You’re spinning on a merry-go-round for free. Everyone gets to the point you were once in some time. So listen to Auntie Reeenn, honey. Whatever went wrong yesterday? You have ALREADY moved on! Now SMILE =)
4.    4.   If you don’t question what you believe in, you might end up making the same mistakes over and over. Some things unlike why the earth is a sphere are worth questioning! Ask yourself, why you believe in memorizing instead of understanding? Why fights instead of keeping silent?  And also view every action you take as a universal law. I mean ...for example you choose to fight instead of tolerating. Imagine an universal law stating everyone must fight to solve issues. So what would happen???  Consider that angle. Do things that most would commit rationally.
THINK!
5.      5. Make sure of this! Let it take 10 to throw you down and it only should take 1 to lift you up. The one is you yourself. People might give up on you, hurt you, stomp on you but get back up and keep walking. Believe in yourself more than you believe in Google dolls! That’s the highlight.

Pinish Oredi.  1 final reminder, Life is short. Don’t waste it trying to make everything perfect. Pain in the......neck indeed.

Phewww.I’m glad I did justice to my class blog since I myself am managing a few blogs and never had written even a word in here. Guilt-struck for so long! But now I feel relieved.

Have a great day dolls and dukes!

By one- of -you
Togetherness =)

p/s since i have been having TOO much free time, i would like to introduce a free service to my 18 hunnies and bunnies. You guys can send to me your assignment drafts for grammar or whatever checking you want me to do. i know i'm not too smart but i wish i could help at least little. together we can minimize mistakes especially on the grammar and sentence structures. since courseworks are the best chance to collect marks, lets do it together! if you guys trust me, you can send your drafts for any assignments or tasks to renuka_libra@hotmail.com at any time and do let me know how fast you want it back. For more info, ask me!
Powered by Blogger.